Lelucon Maaf, Itu Cermin

4 10 2009

Di sebuah acara pameran lukisan, seorang pejabat diminta untuk membuka acara. Setelah acara pembukaan, pejabat itu memandangi lukisan yang dipamerkan beserta beberapa asisten dan ketua panitia penyelenggara.

Pejabat : “Bagus benar lukisan harimau ini.”

Asisten : “Maaf, Pak.  Ini lukisan ayam jago.” (sambil berbisik).

Pejabat : “Oh, ayam jago ya? Ya..ya.. “ (sambil mengangguk-angguk sok tahu).

Kemudian rombongan pejabat kembali berkeliling. Kali ini tibalah di hadapan lukisan buah-buahan.

Pejabat : “Wah ini pasti lukisan pemandangan.”

Asisten : “Maaf, Pak. Ini lukisan buah-buahan. “ (sambil berbisik lagi).

Pejabat : “Hmm.. ya ya..”

Kini tibalah di stand yang paling ujung alias terakhir. Tiba-tiba si pejabat berteriak.

Pejabat : “Woooww luar biasa!”

Asisten : “Ada apa, Pak?”

Pejabat : “Lihat lukisan monyet ini. Benar-benar mirip dengan monyet sungguhan.”

Asisten : “Maaf, Pak. Di depan Bapak itu bukan lukisan, melainkan cermin.”


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: